Kamis, 03 November 2011

Anatomi Tumbuhan ( jaringan Epidermis


JARINGAN EPIDERMIS
            Epidermis merupakan lapisan terluar dari daun, bunga, buah, biji, batang, dan akar sebelum mengalami penebalan sekunder. Secara fungsi dan morfologi, sel epidermis tidak seragam, ada yang bermodifikasi menjadi semacam rambut, sel penutup stomata, dan sel lain yang khusus. secara topografi dan ontogoni, epidermis merupakan jaringan yang seragam. Jaringan epidermis pada permukaan daun dan batang biasanya dilapisi semacam zat lemak yang disebut kutikula, misalnya pada daun nangka. Sementara itu, pada daun pisang dan daun keladi, epidermisnya membentuk lapisan lilin yang kedap air. Sebagian sel-sel epidermis dapat berkembang menjadi alat-alat tambahan lain yang disebut derivat epidermis, misalnya stomata dan trikomata.

Ciri-ciri epidermis:
  1. Tersusun dari sel-sel hidup.
  2. Terdiri atas satu lapis sel tunggal.
  3. Beragam bentuk, ukuran dan susunannya, tetapi biasanya tersusun rapat tidak ada ruang antar sel , bentuk seperti balok
  4. Tidak memiliki klorofil, kecuali pada tumbuhan paku
  5. Dinding sel jaringan epidermis bagian luar yang berbatasan dengan udara mengalami penebalan, sedangkan dinding sel jaringan epidermis bagian dalam yang berbatasan dengan jaringan lain dinding selnya tetap tipis.
  6. dinding sel epidermis pucuk umumnya mengandung kitin yang mengendap di permukaan membentuk lapisan kutikula dan di luarnya masih mungkin terdapat lapisan lilin.
  7. Mengalami modifikasi membentuk derivat jaringan epidermis, misal stomata, trikomata (rambut-rambut), spina (duri), vilamen , sel kipas, sel kersik (sel silika).
Fungsi epidermis :
1.      sebagai pelindung terhadap hilangnya air karena adanya penguapan
2.      sebagai pelindung terhadap kerusakan mekanik
3.      sebagai pelindung terhadap perubahan toC
4.      sebagai pelindung terhadap hilangnya zat-zat makanan.
5.      Tempat masuknya air dan mineral pada akar muda.
6.      Untuk keluar masuknya O2 dan CO2.
7.      Epidermis daun untuk trasnpirasi.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBbwcvb-H_7cFlfg3dfuFgP9CPe_d2gis0I280scnduyriss3aB3xCTaQ6At7rnWa80DC_KhIYq1eSxgv5FglAKJH7ecIAQC7QuWPEWfKUSV9_vANEzF3nPQoGgm6hlqZIEzNchWTDKVE/s1600/Jaringan+pada+potongan+melintang.gif
Jaringan pada potongan melintang batang muda tumbuhan Dikotil

Turunan atau derivat jaringan epidermis
Ada banyak sel yang merupakan turunan atau derivat dari jaringan epidermis, antara lain trikoma, sel silika, sel gabus, sel buliform, sel litokis, sel penutup (stomata).

TRIKOMA
pada epidermis sering terdapat alat tambahan, baik yang unisel maupun multisel disebut trikoma. trikoma mempunyai struktur yang lebih padat, seperti tonjolan, struktur kelenjar, dan duri.
Berfungsi sebagai :
1.      Memperbesar fungsi epidermis sebagai jaringan pelindung terutama mencegah penguapan yang berlebihan. Misalnya trikomata pada daun, tulang daun, dan batang.
2.      Sebagai alat pengisap air dan garam-garam tanah, misalnya bulu akar.
3.      Membantu penyebaran biji dan memungkinkan biji-biji itu tumbuh.
4.      Melindungi tumbuhan dari gangguan luar. Misalnya rambut-rambut penyengat (pneumatokist).
5.      Sebagai alat penerus rangsang yang datang dari luar. Misalnya trikomata pada daun tembikar.
6.      Sebagai alat sekresi.
Pembagian Trikoma berdasarkan ada/tidaknya secret
a. Trikoma non glanduler (rambut biasa/rambut tak kelenjar)
Adalah trikoma yang tidak menghasilkan sekret.
Terdiri dari beberapa tipe:
·         Rambut bersel satu atau bersel banyak dan tidak pipih
·         Rambut sisik yang memipih dan bersel banyak












·         Rambut bercabang, bersel banyak







Gambar 6
Dendroid hairs of Pterospermum
·         Rambut akar




                                                                                               





Rambut akar adalah  khas pada akar, tetapi dibawah kondisi tertentu rambut akar dapat berkembang pada bagian  lain tubuh tumbuhan. Rambut akar berkembang secara akropetal, yaitu kearah ujung akar. Rambut akar timbul sebagai papilla kecil pada atau dekat ujung apical sel. Jika setelah muncul papilla ini sel tersusun memanjang, rambut akar terletak agak berjarak dari ujung ini, namun posisi rambut akar akhirnya tetap terminal. Rambut akar memanjang diujungnya dengan dinding tipis dan lunak. Inti biasanya terletak dekat ujung pertumbuhan akar.
Rambut akar biasanya hanya hidup dalam waktu singkat, umumnya hanya beberapa hari. Dengan kematian rambut akar dan jika sel tidak mengelupas, dinding sel epidermis menjadi bergabus dan berlignin. Pada beberapa tumbuhan, dinding buku akar seperti ini menebal dan kehilangan kemampuan menyerap air dalam tanah.

b. Trikoma glanduler ( rambut kelenjar )
Trikoma ini disebut juga trikoma granduler, mengeluarkan sekret berbagai bahan antara lain larutan gum, larutan gula, dan terpentin. Trikoma granduler dapat tersusun oleh satu sel atau banyak sel. Trikoma granduler yang tersusun atas satu sel merupakan tonjolan kecil disebut papula atau dapat berupa sel yang panjang. Tipe kedua yang trikoma granduler terdiri atas tangkai dan kepala yang tersusun dari satu atau banyak sel. Sel kepala merupakan bagian sekretoris trikoma.












Gambar 11.
Drosera Colleters

SEL SILIKA
Sel silika merupakan turunan dari epidermis yang mengandung silika.
 

SEL GABUS
Pada sebagian besar akar dan batang berkayu, pembentukan gabus biasanya mengikuti dimulainya pembentukan xylem sekunder dan floem sekunder, dan jaringan gabus itu menggantikan epidermis sebagai pelindung bagian-bagian tumbuhan. Gabus atau felem, dibentuk oleh kambium gabus atau felogen, yang mungkin juga membentuk feloderm (kulit gabus). Gabus dibentuk ke arah permukaan luar dari kambium gabus dan feloderm dibentuk ke arah
permukaan dalam dari kambium gabus. Secara bersama ketiga jaringan ini gabus, kambium gabus, dan feloderm membangun periderm.
 

SEL BULIFORM
Sel buliform merupakan sel epidermis yang mengalami perubahan ukran dan bentuk menyerupai kipas, oleh karena itu sering disebut sebagai sel kipas. Fungsinya untuk membuka dan menutupnya daun (daun menggulung).
          Sel kipas                                                         






                                   
SEL LITOKiS
Litokis merupakan derivate epidermis yang berisi calsium karbonat yang dinamakan sistolit
 
                                                                                                Litokis pada cannabis sativa
SEL PENUTUP (STOMATA)
pada epidermis terdapat lubang kecil yang dibatasi oleh dua sel khusus, yang disebut sel penutup. sel penutup dengan lubangnya disebut stoma (stomata).
berdasarkan hubungan ontogoni antara sel penutup dan sel tetangga, stomata dapat dibedakan menjadi tiga :
1. stomata mesogen; sel tetangga yang mempunyai asal usul sama dengan sel penutup.
2. stomata perigen; sel tetangga yang berkembang dari sel protoderm yang berdekatan dengan sel induk stomata.
3. stomata mesoperigen; sel disekeliling stomata, yaitu satu atau lebih seltetangga yang mempunyai asal-usul yang sama dengan sel penutup, sedangkan sel yang lain tidak.
Adapun bagianbagian stomata sebagai berikut.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhihhtJ_ijxT1yEvO-7Dz8biCM2rD33HJMABwwYstr7NT7QAXwBlXl_szHqZ8yWtPMxgaWsgJvNS4JAlDl_KGg0z0cE8odp7GYYmV4sd1SwP9znITAcS-IHovzFO4OeDqwJDGe6ti_EDi8/s1600/Epidermis+pada+daun.gif
1.      Sel Penutup (Guard Cell)
Sel penutup disebut juga sel penjaga. Sel penutup terdiri dari sepasang sel yang kelihatannya simetris dan umumnya berbentuk ginjal. Sel-sel penutup merupakan sel-sel aktif (hidup). Pada sel-sel penutup terdapat kloroplas.
2.      Celah (Aperture = porus)
Di antara kedua sel penutup terdapat celah (porus) yang berupa lubang kecil. Sel penutup dapat mengatur menutup atau membukanya porus berdasarkan perubahan osmosisnya.
3.      Sel Tetangga (Subsidiary Cell)
Sel tetangga merupakan sel-sel yang berdampingan atau yang berada di sekitar sel-sel penutup. Sel-sel tetangga dapat terdiri dari dua buah atau lebih yang secara khusus melangsungkan fungsinya secara berasosiasi dengan selsel penutup.
4.      Ruang Udara Dalam (Substomata Chamber)
Ruang udara merupakan suatu ruang antarsel yang besar dan berfungsi ganda dalam fotosintesis, transpirasi, dan juga respirasi.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEioazHQWJXus5Yl6kEqnskDtBFsqa2hb4PoSIH2PlMwVqRbEXs7rp_W4YH70OWsTkqdGCganHB1FtkE0uhxU6URAuFtt4o4ST52Akd1uoWvGs_HnzkjfcC1oYVKALIPhBVYvlx3kvNez80/s320/Stomata+terbuka+dan+tertutup.gif
Stomata terbuka dan tertutup

2 komentar: